Tutup botol adalah suatu benda yang digunakan sebagai penutup atau pengemas botol. Biasanya, tutup botol banyak di jumpai di tempat sampah yang kemudian di daur ulang atau dijual ke tempat penampungan. Tutup botol sebenarnya dapat dimanfaatkan kembali. Tutup botol yang tidak terpakai lagi dapat diproses kembali dengan cara didaur ulang kemudian dibuat menjadi sebuah kerajinan tangan yang mempunyai nilai jual.
Jumlah tutup botol sangat banyak dan terbuat dari bahan plastik. Padahal plastik membutuhkan waktu yang sangat lama untuk bisa terurai di tanah secara sempurna. Waktu yang dibutuhkan untuk terurai kira-kira 50-100 tahun, bahkan bisa mencapai 1000 tahun. Oleh karena itu, kami berinisiatif untuk memanfaatkan tutup botol plastik agar dapat mengurangi jumlahnya dengan cara membuatnya menjadi kerajinan tangan dalam bentuk lampion dari tutup botol bekas. Berikut adalah alat dan bahan serta beberapa langkah –langkah yang harus dilakukan. Siapkanlah alat-alat dan bahan-bahan berikut ini.
1. Tutup botol bekas
2. Lem tembak
3. Toples transparan
4. Lampu LED
5. Solder
Setelah itu, ikutilah langkah-langkah pembuatan lampion dari tutup botol berikut.
Pertama, ambilah toples transparan tersebut dan bilaslah hingga bersih.
Kedua, buatlah pola pada toples transparan tersebut seukuran tutup botol sesuai dengan keinginan.
Ketiga, setelah membuat pola, lalu toples ditempeli dengan tutup botol yang sudah dikumpulkan tadi menggunakan lem tembak. Usahakan menggunakan tutup botol yang beraneka warna.
Keempat, jika toples sudah ditempeli dengan tutup botol, buatlah lubang di bagian bawah toples transparan tersebut untuk dimasukkan lampu.
Kelima, masukkan lampu LED kedalam toples melalui lubang yang dilubangi dengan solder.
Keenam, nyalakan lampu LED untuk mencoba lampion.
Ketujuh, jadilah lampion dari tutp botol bekas.
Karya : Stephen Wijaya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar